【12】 Bersiap bersama teman di satu wilayah (Berpartisipasi dalam organisasi independen penanggulangan bencana)

1) Apa yang dimaksud dengan organisasi mandiri penanggulangan bencana?

   Adalah organisasi yang dasarnya “Melindungi daerah sendiri pada saat terjadi bencana alam dengan kekuatan sendiri”. Tidak perlu membuat organisasi baru, bila di kantor pemerintah daerah atau di perkumpulan lingkungan (semacam RW) mengadakan kegiatan “Pencegahan Bencana” dalam agenda tahunannya, itu sudah cukup berperan sebagi organisasi mandiri penanggulangan bencana.

2) Mengapa organisasi mandiri penanggulangan bencana diperlukan?

   Pada saat terjadi Gempa Bumi Nankai, kadang-kadang kegiatan penyelamatan oleh pihak pemadam kebakaran tidak cukup. Untuk itu, pada saat terjadi kebakaran atau ada korban luka, bantuan dari orang di sekitar kita sangat penting.

3) Kegiatan organisasi mandiri penanggulangan bencana

①Pengetahuan mengenai bencana

   Mengetahui bencana yang diperkirakan akan muncul di daerah tempat tinggal sendiri. Misalnya pembelajaran mengenai bencana yang diperkirakan akan muncul (getaran, tsunami, kebakaran, tanah longsor, dll.)

②Pengetahuan mengenai wilayah

   Mengetahui sendiri keadaan wilayah seperti “Apa yang akan terjadi pada orang sakit, orang lanjut usia, dan orang cacat yang perlu pertolongan segera?”, dan menentukan “Di mana tempat mengungsi? Bagaimana ke sana?”.
   Contoh: Membuat peta bencana

③Berlatih

   Melakukan latihan untuk melindungi diri dari bencana yang diperkirakan akan datang. Contoh: Membangun tempat pengungsian dan jalan menuju ke sana, melakukan pelatihan penyelamatan diri, melakukan pelatihan penggunaan alat-alat penanggulangan bencana seperti alat pemadam kebakaran, dll.

4) Berpartisipasi dalam kegiatan penanggulangan bencana yang diadakan oleh tempat kerja masing-masing, dll.

   Kegiatan penanggulangan bencana, selain diadakan oleh organisasi independen penanggulangan bencana, diadakan juga oleh tempat kerja dan sekolah. Dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan seperti ini, bisa menjaga hubungan baik dengan masyarakat Jepang sehingga pada saat terjadi sesuatu bisa saling menolong.
   Meskipun kurang mahir berbahasa Jepang, kita bisa menjalin hubungan baik dengan warga sekitar dengan cara mengucapkan salam-salam yang mudah seperti “Ohayō gozaimasu - Selamat pagi”, “Konnichiwa - Selamat siang”, “Konbanwa - Selamat malam,” dll.

① Ikuti Pelatihan P3K

   Bila Anda ingin mengikuti pelatihan pemberian pertolongan pada saat darurat tetapi tidak berlatih secara nyata, maka bila benar-benar diperlukan, tidak akan bisa memberikan pertolongan yang diperlukan.
   Kursus diadakan oleh setiap Kantor Pemakam Kebakaran terdekat. Bisa mendaftar secara perseorangan maupun kelompok.
   Lama kursus: 3 jam. Biaya: Gratis

② Bila ingin mengikuti pelatihan pemadaman kebakaran

   Silakan menghubungi Kantor Pemadam Kebakaran terdekat.

③ Bila ingin aktif dalam organisasi independent penanggulangan bencana

   Silakan menghubungi Bagian Pencegahan Bencana di masing-masing Kantor Pemerintah Daerah.

5) Pekan Penanggulangan Bencana, dll.

   Pihak-pihak yang berhubungan dengan penanggulangan bencana seperti pemerintah pusat dan pemerintah daerah berusaha untuk memperdalam pemahaman masyarakat akan bencana alam angin ribut, hujan deras, salju deras, banjir, ombak besar, gempa bumi, tsunami, dll. Bersamaan dengan usaha untuk memperkuat kelengkapan persiapan pencegahan bencana alam yang tersebut di atas, mereka juga mengadakan acara “Hari Pencegahan Bencana” atau “Pekan Pencegahan Bencana” yang tujuannya adalah memperkecil kerugian dan melakukan pencegahan atas bencana alam. Selama hari atau pekan tersebut, di seluruh tempat di Jepang diadakan berbagai macam acara yang berhubungan dengan pencegahan bencana dan pelatihan umum pencegahan bencana dengan melibatkan warga masyarakat secara intensif.
   Yang telah ada saat ini yaitu Pekan Pencegahan Bencana (30 Agustus ~ 5 September), Hari Pencegahan Bencana (1 September), Pekan Pencegahan Bencana dan Sukarelawan (15 ~ 21 Januari), Hari Pencegahan Bencana dan Sukarelawan (17 Januari), Bulan Bendungan (Mei). Bagi warga asing, silakan memanfaatkan waktu-waktu tersebut di atas untuk memperdalam pengetahuan mengenai pencegahan bencana dan untuk mempersiapkan diri akan datangnya bencana alam.

BackNext